Monday, March 6, 2017

Faktor Penyebab Perut Buncit


Faktor Penyebab Perut Buncit

Penyebab Perut Buncit - Mungkin, dahulu anda memiliki perut yang ideal , enak dipandang, tetapi sekarang  malah menjadi buncit? Tentu hal ini  akan membuat  jengkel melihat tumpukan lemak di perut. Tetapi jangan dulu salahkan junk food sebagai pemicunya, faktanya ada faktor lain yang ikut andil dalam membuat perut anda semakin membesar. Pakar Kebugaran Karishma Seth mengungkapkan beberapa hal yang dapat memicu perut buncit, antara lain :

Penyebab Perut Buncit


Kurang tidur

Kurang tidur dapat memicu dampak yang serius terhadap lemak di area pinggang. Jika anda kurang tidur, maka akan mempunyai kemungkinan untuk mengonsumsi 300 kalori berlebih setiap hari, hal ini telah terungkap berdasarkan  penelitian yang luncurkan dalam American Journal of Epidemiology.

Memiliki badan yang berbentuk apel

Bila anda mempunyai badan yang berbentuk apel, maka akan  cenderung  menumpuk  lemak badan di area pinggang dibanding area paha serta pinggul. Hal ini merupakan faktor genetik sehingga untuk melenyapkan lemak berlebih di perut akan sulit dilakukan.

Aktifitas duduk sepanjang hari

Duduk beraktifitas sepanjang hari bisa memicu menumpuknya  lemak berat di area tubuh bagian bawah sehingga menyebabkan perut menjadi buncit. Oleh karena itu luangkanlah waktu untuk beristirahat dengan cara beranjak atau bergerak dari kursi, setelah duduk beberapa saat.

Konsumsi makanan berlemak

Asupan lemak tinggi  yang berbentuk daging dan susu dapat memicu meningkatnya lemak visceral yang kerap bertumpuk di area pinggang anda.

Mengalami stres

Bila anda sering mengalami stres, maka akan semakin meningkatkan resiko kelebihan lemak di area pinggang. Hormon stres kortisol bertanggung jawab kepada akumulasi lemak visceral di area tengah tubuh.

Sering makan malam

Saat anda makan ketika larut malam, maka tubuh tidak akan dapat efisien untuk membakar lemak menjadi energi, sehingga akan membuat perut menjadi buncit.


Demikianlah artikel tentang penyebab perut buncit yang wajib diketahui, semoga bermanfaat.

Jangan berkomentar menggunakan link aktif, spam jika komentar ingin diterbitkan
EmoticonEmoticon