Catalog Ibu

Informasi Dunia Wanita, Anak-anak, Kesehatan dan Pernikahan

Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi

Cara Mengatasi Perut Kembung Pada BayiPerut kembung pada bayi disebabkan kelebihan gas disekitar usus dan pencernaannya. Sama seperti orang dewasa, perut kembung yang dialami bayi akan menyebabkan bayi mudah rewel dan merasa gelisah walau sudah disusui atau dimandikan. Hal ini karena kondisi pencernaannya sedang bermasalah akibat kandungan gas berlebih. Penyebabnya karena faktor cuaca atau posisi menyusui yang salah. Tentunya hal ini perlu segera ditangani agar tidak merambah kemasalah yang lebih serius.
Saat perut kembung yang terjadi pada bayi anda perlu tau cara mengatasinya

Mengatasi perut kembung atau masuk angin pada bayi berbeda dengan anak-anak atau orang dewasa. Bayi masih mengkonsumsi ASI eksklusif serta belum memiliki pencernaan yang kuat. Sehingga anda tidak bisa memberikan minuman jahe hangat seperti pada usia dewasa. Namun mengatasinya terbilang cukup mudah dengan beberapa cara yang sederhana. Mulai dari teknik menyusui yang benar hingga menggunakan minyak telon untuk olesan luar. Berikut ini ulasan lengkapnya untuk mengatasi perut kembung pada bayi secara aman dan cepat.

Tips Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi

A. Terapkan teknik menyusui dengan benar
Teknik menyusui dengan benar bermanfaat mencegah udara masuk kedalam perut bayi. Posisikan kepala bayi lebih tinggi dari perutnya jika anda masih memberinya ASI. Jika bayi menyusu melalui dot usahakan lubang dan ukuran dot sesuai dengan usia bayi agar udara tidak masuk pada saat menyusu.

B. Stimulasi sendawa
Stimulasi sendawa efektif mengatasi cegukan pada bayi serta membantu mengatasi perut bayi yang kembung. Selesai menyusu gendong bayi dengan posisi tegak dan sandarkan kepalanya di bahu anda. tepuk-tepuk punggungnya hingga bayi mulai bersendawa. Stimulasi ini efektif mengeluarkan angin penyebab kembung secara lebih mudah.

C. Gunakan minyak telon
Minyak telon membantu mengeluarkan gas yang terperangkap didalam usus. Oleskan minyak telon disekitar perut dan punggung bayi sehabis mandi. Usapkan beberapa tetes seraya pijat lembut gerakan memutar area perut. Lakukan secara telaten sehabis mandi jika bayi rewel sebagai cara mudah mengatasi perut kembung pada bayi.


D. Gunakan irisan bawang merah
Sebagai pengganti minyak telon, anda bisa menggunakan irisan bawang merah untuk perut kembung bayi. Bawang merah memiliki sifat menghangatkan dan menstimulasi gas agar keluar dari perut. Didalamnya mengandung minyak astiri yang efektif menghangatkan badan bayi. Oleskan irisan bawang merah kesekitar area perut secara lembut. Lakukan cara ini secara rutin.

E. Stop susu formula
Susu formula mengandung banyak lemak yang sulit dicerna. Akibatnya proses pencernaan terganggu dan menimbulkan banyak gas diperut yang akan memperparah keadaan. Jika bayi tetap kembung jika diberi asupan susu formula tertentu maka hentikan pemakaiannya. Ganti dengan ASI atau dengan air hangat jika bayi sudah masuk usia diatas 6 bulan. Jika usia bayi dibawah 6 bulan cukup ibunya saja yang mengkonsumsi air hangat dan berikan ASI kepada bayi.


Penyebab perut kembung pada bayi

Penyebab perut kembung pada bayi, diantaranya yaitu:


  • Posisi Menyusui

Posisi menyusui yg galat merupakan salah  satu penyebab bayi mengalami perut kembung lantaran banyak menelan udara. Perlekatan yang nir sahih pada puting memungkinkan udara ikut masuk ke perut bayi waktu beliau menyusui, begitu pula waktu posisi kepala bayi kurang tinggi.


  • Kurang atau Tidak Bersendawa

Bersendawa setelah menyusui merupakan rutinitas yg krusial bagi bayi. Sendawa berguna untuk mengeluarkan udara yang tertinggal di dalam perut. Bila bayi nir bisa bersendawa, maka udara yg terdapat di dalam perutnya akan sulit keluar. Terkadang membutuhkan saat relatif lama   buat bayi supaya mampu bersendawa, sebagai akibatnya para orang tua menyerah dan membiarkan saja bayi nir bersendawa selesainya menyusui.


  • Makanan

Bagi bayi yg telah memasuki masa MPASI, bermacam kuliner yg mulai dicobanya jua bisa menciptakan perut kembung. Ada beberapa jenis kuliner yg bisa menyebabkan perut kembung dalam bayi, yaitu kubis, kentang, jagung, kembang kol, asparagus, kacang – kacangan & brokoli. Walaupun begitu, beberapa macam makanan tadi nir perlu tidak boleh sama sekali lantaran mengandung gizi yang poly buat bayi. Yang sanggup dilakukan buat mencegah kembung pada bayi adalah menggunakan mengurangi porsi anugerah kuliner tersebut.


  • Proses Pembuatan Susu Botol

Pada bayi yang mengonsumsi susu formula, hal ini juga bisa menjadi penyebab perutnya kembung. Bisa jadi perut kembung disebabkan karena bayi kurang cocok menggunakan kandungan yang terdapat pada dalam susu formula tersebut, atau kadar air yg kurang waktu menciptakan susu, suhu air yg digunakan nir pas, mencoba merk susu formula baru, & sebagainya. Jika bayi mengalami perut kembung, cobalah buat meneliti apakah penyebab perut kembung pada bayi adalah keliru satu hal yg berkaitan menggunakan proses pembuatan susu formula tadi.


  • Intoleransi Laktosa

Intoleransi laktosa merupakan hal yang jua dapat menyebabkan perut kembung pada bayi yg mengonsumsi susu formula. Hal ini terjadi karena organ pencernaan bayi mengalami kesulitan mencerna protein yang terdapat pada pada susu. Bisa jadi ditimbulkan lantaran enzim laktase dalam pencernaan belum terbentuk terlalu baik.


  • Alergi

Penyebab perut kembung pada bayi sanggup pula asal menurut alergi kuliner atau alergi susu. Untuk memastikan penyebabnya apakah dari berdasarkan makanan atau susu, Anda perlu memperhatikan reaksi bayi setiap beliau habis diberi makanan eksklusif atau habis meminum susu formula.


  • Menangis Berlebihan

Ketika sedang rewel, ada kalanya bayi sulit ditenangkan & menangis berlebihan bahkan hingga berjam – jam lamanya. Menangis dapat membuat bayi menelan udara terlalu poly secara tidak sengaja, karena waktu menangis mulutnya tentu terbuka lebar & umumnya juga sembari mengeluarkan suara keras yg membuka saluran udaranya.


  • Memulai MPASI

Perut kembung pada bayi juga bisa ditimbulkan lantaran ia sedang beralih berdasarkan meminum susu ke makan makanan padat ketika proses MPASI. Sistem pencernaan yang baru menyesuaikan diri dengan perubahan asupan makanan, tentunya butuh waktu buat menyesuaikan.


  • Sistem Pencernaan Belum Sempurna

Bayi mempunyai sistem pencernaan yg masih terus berkembang & terbentuk sehingga belum mampu dikatakan paripurna. Keadaan yang misalnya inilah menciptakan bayi rentan mengalami perut kembung. Sedikit ketidak sesuaian dalam kuliner atau minuman yang masuk ke perutnya akan gampang memicu kasus pencernaan.


  • Porsi Makan yg Tidak Sesuai

Masih herbi sistem pencernaan bayi, memang sulit buat memilih seberapa poly Anda wajib  memberi bayi porsi makan waktu beliau memulai MPASI. Bisa jadi kuliner yg diberikan pada bayi melebihi porsi yg seharusnya atau justru kurang. Karena bayi belum bisa menyatakan apakah beliau telah puas makan dengan porsi tertentu, maka orang tualah yang harus jeli melihat apakah bayi puas dengan makanannya atau nir.


  • Terlambat Memberi Makan atau Minum

Penyebab perut kembung dalam bayi jua mampu ditimbulkan lantaran dia terlambat makan atau minum berdasarkan jadwalnya yang biasa. Mungkin saja mak   sibuk dengan urusan di rumah sehingga ketika saat makan si kecil relatif terabaikan, atau karena ada peristiwa – peristiwa tidak terduga yg menyebabkan si mini   terlambat makan.


  • Makan Sebelum Waktunya

Pemberian kuliner atau minuman selain ASI atau susu formula pada bayi yg belum waktunya memasuki usia MPASI yaitu enam bulan, akan turut sebagai penyebab perut kembung pada bayi. Padahal terdapat alasan mengapa usia bayi buat memulai MPASI merupakan enam bulan, karena menunggu kesiapan organ–organ pencernaan buat mulai mencerna kuliner yg lebih padat.


  • Dot


Pada bayi yg menggunakan botol buat minum susu, terkadang dot jua sanggup menjadi penyebab perut kembung dalam bayi. Pemilihan dot yg kurang tepat akan menyumbangkan pada penyebab perut kembung pada bayi, karena memungkinkan poly udara terhisap ketika minum. Lantaran itulah Anda harus cermat memilih dot buat si mini  . Saat ini sudah banyak bentuk dot modern yang dikatakan mampu mengurangi resiko udara masuk ke dalam perut bayi ketika meminum susu menggunakan botol.

Bagaimana mencegah agar bayi tidak kembung

Setelah kita mengetahui cara mengatasi dan juga penyebab perut kembung pada bayi, alangkah baiknya kita pun harus mengetahui cara mencegah agar bayi tidak kembung. Berikut ini caranya :

  • Tentukan Cara Menyusui yg Benar

Cara menyusui yg benar adalah jika puting susu dan areola masuk sepenuhnya ke pada verbal bayi. Dengan demikian bayi akan bisa mengisap susu dengan aporisma tanpa terdapat udara yg tertelan dan menyebabkan perut kembung.

  • Tentukan Posisi Menyusui yang Benar

Posisi menyusui yg benar adalah buat memastikan kepala bayi lebih tinggi dari perut bayi. Hal ini buat memastikan bahwa susu akan tertelan seluruhnya eksklusif ke dalam perut bayi & memastikan udara berdasarkan pada perut keluar sebagai akibatnya bayi sebagai mudah bersendawa sehabis terselesaikan menyusui.

  • Jangan Terlambat Memberi Makan

Anda harus teliti dan memperhatikan menggunakan cermat tanda – tanda bila bayi lapar supaya dapat segera menyusui atau memberi makan bayi saat ia telah menampakan indikasi – tanda tadi.

  • Perhatikan Teknik Minum berdasarkan Botol

Untuk bayi – bayi yg memakai botol, perlu juga diperhatikan teknik yang bisa dilakukan buat memastikan posisi botol sudah sahih. Pastikan dot berada sempurna di atas ekspresi bayi menggunakan posisi relatif dimiringkan ke atas buat mencegah adanya gelembung udara dalam dot yang sanggup menciptakan perut bayi kembung. Perhatikan jua lubang dot supaya susu yang mengalir nir terlalu deras. Biasanya lubang dot diubahsuaikan dengan usia bayi.

  • Perhatikan Cara Pembuatan Susu

Lantaran proses pembuatan susu yg keliru bisa menjadi penyebab perut kembung dalam bayi, maka Anda perlu melakukannya menggunakan teliti. Perhatikan suhu air panasnya, dosis susu, & jua takaran air. Jangan lupa pastikan dot & botol yang dipakai sudah steril dan bersih.

  • Pilih Botol Susu yg Cocok

Untuk bayi yg mengonsumsi susu formula, krusial supaya menggunakan dot serta botol yang cocok supaya tidak terdapat udara yg tertelan karena memakai dot yang kurang cocok. Pilihlah dot yang telah dinyatakan mampu meminimalkan dampak perut kembung dalam bayi.

  • Jangan Lupa Sendawa

Setelah menyusui, sangat krusial supaya bayi mampu bersendawa dengan sahih. Gendong bayi dalam posisi berdiri pada pundak Anda setelah menyusui atau makan jika dia sudah memasuki termin MPASI. Tunggu beberapa waktu, bila bayi nir bersendawa sendiri maka Anda bisa membantunya dengan menepuk – nepuk lembut posisi dalam punggung bayi yang berada sempurna diantara dua tulang belikatnya. Tepuk perlahan hingga bayi bersendawa. Alasi pundak Anda menggunakan lap higienis buat menampung sedikit gumoh bayi yang biasa terjadi jika ia bersendawa.

  • Hindari Makanan Pemicu

Untuk mengetahui apa saja makanan atau minuman yang bisa memicu perut kembung pada bayi, Anda memang harus memperhatikannya satu persatu. Jika perlu, catatlah makanan atau minuman apa saja yg masuk ke perut bayi & apa reaksi bayi sesudahnya.

  • Perhatikan Susu Formula

Selain kuliner, galat satu penyebab perut kembung pada bayi adalah karena ketidak cocokan menggunakan semua atau beberapa macam susu formula yg biasa dikonsumsi bayi. Perhatikan apakah perut kembung bayi muncul ketika ia terselesaikan minum susu.

  • Jangan Makan Sebelum Waktunya

Usia bayi buat memulai makanan pendamping merupakan enam bulan, maka jangan berikan kuliner atau minuman apapun selain ASI atau susu pada bayi sebelum usianya tersebut. Tunggulah sampai usia bayi cukup buat mulai makan dan minum asupan lain selain ASI. Beri pengertian pada anggota famili lain atau pengasuh bayi buat bisa memahami hal tersebut, kecuali atas saran dokter

Demikian beberapa cara mengatasi perut kembung pada bayi. Anda bisa melakukan cara tersebut dengan mudah sehingga tidak perlu panik jika bayi mengalami perut kembung.