Saturday, August 26, 2017

Penyebab Bayi Sering Gelisah dan Menangis

Tags

Penyebab Bayi Sering Gelisah dan MenangisBayi memang kerap mengeksprerikan apa yang sedang dialami dan diinginkannya dengan cara rewel dan menangis, hal itu karena bayi masih belum bisa melakukan apapun selain rewel dan menangis. Sehingga tak heran bagi sebagian orang tua yang terkadang merasa kesal dan tak mengerti apa yang diinginkan bayinya ketika menangis. Memahami dan mencari tahu apa penyebab bayi terus gelisah dan menangis adalah tugas utama orang tua, pasalnya dengan memahami kondisi yang di alami bayi anda tersebut maka rewel dan tangis bayi pun bisa segera berhenti.

Bayi sering gelisah dan menangis kita perlu mengetahui penyebabnya

Khusus bagi ibu-ibu muda yang baru pertama kalinya memiliki anak, maka mereka diharuskan memahami dan mencari tahu sendiri apa penyebab bayi nya menangis. Dan kadang dalam kondisi merawat bayi, pasang muda dituntut untuk menebak-nebak apa yang sedang terjadi pada buah hatinya ketika gelisah dan rewel. Secara umum kondisi bayi rewel dan kerap menangis bisa disebabkan oleh beberapa hal. Mulai dari hal kecil hinga terkadang karena gangguan dan masalah pada kesehatannya. Itulah mengapa para orang tua diharuskan jeli dan sabar saat menjaga dan membesarkan buah hatinya.

Aktivitas menangis dan gelisah seperti rewel adalah sebuah tindakan yang coba bayi beritahukan kepada orang tuanya tentang apa yang diinginkan dan dirasakannya, sehingga bagi orang tua harus dengan sigap menanggapi dan memberikan apa yang sedang bayi butuhkan. Secara umum ada beberapa hal yang membuat bayi anda menangis dan rewel, dan berikut penyebab bayi gelisah dan menangis.

1. Ketika Merasa Lapar

Pada saat bayi masih belum berbicara, maka untuk mengekpresikan rasa laparnya dia hanya gelisah dan menangis. Dan terkadang disertai dengan gerakan membuka dan menutup mulutnya. Selain itu kebiasaan lain yang dilakukan bayi pada saat lapar adalah dengan menghisap jari-jarinya. Namun pada saat bayi anda sudah mulai bisa mengeluarkan kata-kata walaupun tidak jelas, bisanya ketika dia merasa lapar maka bayi akan mencoba mengeluarkan suara dan meminta makan. Itulah mengapa penting bagi orang tua untuk tetap mengajarkan dan membiasakan anak untuk mengucapkan kata-kata seperti makan, minum dan lainnya. hal itu bertujuan agar bayi terbiasa mendengarnya dan mencoba mengucapkan kata-kata tersebut.

2. Suhu Tubuh Meningkat

Pada saat bayi merasa suhu tubuhnya mengalami perubahan seperti panas atau dingin, biasanya selain mencoba melepas atau memegang apa yang membuatnya tak nyaman, bayi juga akan gelisah dan menangis. Apalagi jika perubahan suhu tubuhnya terjadi pada malam hari, bayi akan menangis dan rewel karena suhu tubuh yang membuatnya tidak nyaman. Begitu juga ketika bayi dalam kondisi demam, suhu tubuh bayi akan mengalami peningkatan dan membuatnya sering menangis dan susah untuk tidur. Bagi orang tua sebaiknya segera memberikan pertolongan untuk membantu menurunkan suhu tubuh bayi agar bayi bisa kembali tenang dan tidak gelisah.


3. Merasa Kelelahan

Bayi yang memasuki usia di atas 6 bulan, biasanya bayi dalam keadaan yang sangat aktif dan banyak melakukan berbagai aktivitas, bahkan hingga larut malam. Bayi yang banyak beraktivitas dan aktif akan mengalami masalah kesusahan untuk tidur di malam hari karena merasa kelelahan. Biasanya dalam kondisi ini bayi akan menangis dan gelisah. Akibatnya orang tua akan kebingungan untuk mencoba mendiamkan tangis bayi tersebut. Jadi sebaiknya, perhatikan aktivitas bayi anda di siang hari, jika dirasa sudah cukup berlebihan, maka ajak dia untuk beristirahat agar tidak merasa terlalu lelah di malam harinya.

4. Gigi Mulai Tumbuh

Pertumbuhan gigi bayi bisanya dimulai pada usia 8 bulan, dan pada kondisi ini bayi akan rewel dan kerap menangis. Dan bahkan pada saat awal proses tumbuhnya gigi, bayi akan kehilangan nafsu makan akibat rasa sakit di bagian gusinya. Bagi orang tua ketika bayi dalam kondisi seperti ini maka memberikan mainan gigit khusus untuk bayi adalah cara mengatasinya, hal itu karena dengan menggigit mainan tersebut maka rasa gatal pada gusi akibat gigi yang akan tumbuh bisa hilang dan mempercepat proses pertumbuhan gigi bayi.

5. Ada Gangguan Kesehatan

Selain beberapa hal biasa di atas, penyebab bayi kerap gelisah dan menangis lainnya adalah akibat adanya gangguan kesehatan yang sedang dialami oleh bayi. Rasa sakit pada bagian tertentu akan membuat bayi menangis dan gelisah apalagi jika disertai dengan suhu tubuh yang meningkat. jadi sebaiknya ketika bayi anda mengalami hal ini, segera lakukan penanganan atau bisa juga dengan membawa ke klinik atau pihak medis lainnya.

Mengetahui beberapa penyebab yang kerap membuat bayi menangis dan gelisah adalah keharusan bagi orang tua, dengan mengetahui penyebab ini maka bisa dipastikan anda akan lebih cepat memberikan apa yang sedang dibutuhkan oleh bayi anda. Selain beberapa penyebab di atas, bayi yang dalam keadaan buang air kecil atau besar juga akan menangis, hal itu karena bayi merasa tidak nyaman dengan pakaiannya yang basah tersebut.

Info seputar ibu & kesehatan lainnya :



Jangan berkomentar menggunakan link aktif, spam jika komentar ingin diterbitkan
EmoticonEmoticon