Saturday, August 19, 2017

Tahapan Pubertas Pada Anak Perempuan

Tags

Tahapan Pubertas Pada Anak PerempuanProses transformasi dari anak perempuan menuju gadis ditandai dengan fase pubertas. Fase ini menyebabkan perubahan yang drastis pada anak perempuan baik dari segi emosional hingga fisiknya. Hal ini wajar terjadi karena hormon estrogen akan tumbuh sehingga menimbulkan beberapa efek khusus. Mengetahui tahap pubertas pada anak perempuan penting agar orangtua bijak menanggapi perubahan drastis yang dialami oleh putrinya. Pada masa ini anak perempuan akan mengalami menstruasi serta segenap perubahan menuju fase dewasa.

Anak perempuan memiliki tahapan pubertas yang perlu kita ketahui

Tahapan pubertas dibagi menjadi enam fase. Masing-masing memiliki ciri khusus yang bisa anda amati. Tahap awal umumnya dimulai di usia 8 dan berakhir diusia 18 tahun. Masing-masing fase memberikan perubahan fisik dan emosi anak secara signifikan. Tahapan pubertas dimulai dengan adanya kelenjar hipofisis yang menghasilkan hormon FSH kemudian berakhir dengan proses ovulasi yang sudah teratur. Dibawah ini ulasan lengkapnya tentang tahapan pubertas anak perempuan yang bisa diketahui.

Tahapan Pubertas Anak Perempuan

1. Tahap awal

Pada tahapan ini biasanya anak perempuan masuk usia 8-9 tahun. Beberapa tanda internal terjadi sebagai pertanda awal pubertas seperti aktivitas hormon FSH dan LH yang memicu produksi hormon estrogen pada ovariaum. Pada tahapan ini belum terlihat perubahan fisik yang signifikan namun tanda-tandanya sudah mulai nampak.

2. Tahap kedua

Memasuki usia 10 sampai 11 tahun akan terjadi perubahan fisik terutama di payudaranya. Pada tahapan ini akan terjadi perubahan warna pigmen di area puting serta bentuknya yang lebih mengembang. Selain itu terjadi pertumbuhan rambut disekitar area labia sebagai pertanda tahap kedua pubertas.

3. Tahap ketiga

Fase usia 11 hingga 12 tahun merupakan tahap ketiga pubertas yang ditandai dengan pertumbuhan rambut disekitar organ repoduksi. Selain itu di area lain seperti kaki dan ketiak pertumbuhan rambut semakin tebal. Sementara itu pada jaringan payudara areola semakin luas dan pigmentasinya semakin melebar.


4. Tahap keempat

Pertumbuhan rambut disekitar labia dan ketiak lebih tebal. Hal ini terjadi pada fase usia 12-13 tahun. Pada fase ini anak perempuan sudah mulai menstruasi. Namun proses menstruasi tidak selalu terjadi di fase keempat. Karena tahap ini bisa datang lebih awal atau terlambat. Masa ovulasi terjadi pada fase ini namun belum teratur. Perubahan lain juga bisa dilihat dari ukuran alat repoduksi yang semakin besar.

5. Tahap kelima

Jaringan payudara akan tumbuh lebih signifikan. Secara fisik gadis perempuan akan tumbuh lebih tinggi dan mengalami peningkatan berat badan yang maksimal. Selain itu adanya tingkat sekreasi hormon yang lebih tinggi menyebabkan perubahan bau badan yang lebih pada tahapan ini. pada tahap kelima biasanya masuk di usia 14-15 tahun.

6. Tahap keenam

Tahap ini merupakan tahap terakhir masa pubertas. Biasanya tubuh anak gadis akan lebih matang dan tumbuh penuh. Pertumbuhan area vital sudah sempurna dan mencapai ukuran dewasa. Selain itu adanya hormon estrogen yang tumbuh menyebabkan produksi minyak meningkat sehingga lebih rentan terkena jerawat.


Demikian informasi mengenai tahapan pubertas anak perempuan. Semoga bermanfaat menambah informasi mengenai proses pubertas anak dan membantu orangtua menyikapi perubahan drastis pada anaknya. 

Info kesehatan lainnya : 

Jangan berkomentar menggunakan link aktif, spam jika komentar ingin diterbitkan
EmoticonEmoticon